Sabtu, 19 Januari 2013

pemilihan

hari ini 20 januari 2013, di beberapa desa diadakan pemilihan kepala daerah tingkat desa , PILKADES atau orang zaman  HEUBEL biasa bilang nyolok lurah. ga ada yang menarik dari cerita pemilihan kepala desa, karena sama aja dengan pemilihan pimpinan pemerintak tingkat manapun.

beberapa minggu kebelakan saya mendengan istilah CILOK DI KECAPAN (Di colok mun aya gocapan) dan ternyata sekarang orang banyak yang suka pedas sehingga jadi  CILOK DI CABEAN (di colok mun aya cepean)

kini semua berpikir yang enak saat itu tak perduli waktu yang akan datang, sengsara , susah tu mah sudah takdir, dan mereka para pemilih tahu betul apa yang akan terjadi, ' sekarang dia ( calon yang ingin jadi pemimpin ) supaya keluar uang yang banyak dan kita harus mesalakannya karena toh nanti juga pada korupsi ambilin uang kita(rakyat) jdisaat nya kita ambil dulu uangnya

sampai kapanpun selagi pemimpin suatu daerah atau pemimpin apapun yang itu terjadi karena sesuatu yang tak benar maka yang akan timbul juga sebuah kenistaan.

sangat sulit untuk menyelesaikan ini tapi pasti ada cara untuk mengubahnyya, semula saya berharap akhir dari kalender maya adalah akan terjadi perubahan perilaku manusia yang telah banyak melakukan banyak kesalahan terutama dalam masalah keyakinan dan ibadah kepadatuhan, tapi  seribi tanda tanya berbaris tak beratutan sehingga tak ada penjelasan yang dapat menyelesaikan permasalahan.

dan tetap dalam keadaan yang ...............................................

Kamis, 17 Januari 2013

mengudang bencana

tentu tak bijak bila kita menyudutkan orang saat dalam mendapat musibah, tapi ini harus tetap dilakukan , karena hanya saat seperti ini mereka akan mengerti bahwa segala malapetaka dan musibah terjadi karena ulah perbuatan yang buruk, terlebih lagi hal itu dilakukan sejaca berjamaah hampir menjadi budaya.

mari berkaca pada masa lalu dimana jakarta dan banyak daerah di indonesia terkena banyak musibah,  banyak sekali.

hampir setiap tahun bahkan setiap musim hujan beberapa daerah akan dapat hak (bencana) sebagai balasan/ dampak dari perilaku yang buruk.
 tanpa ingin melupakan perilaku yang terpuji mari kita inventarisir berbagai kegiatan dan perilaku buruk yang kerap dikerjakan oleh penghuni negeri ini, kaena ibarat pepatah panas berkepanjangan kan hilang dengan hujan sehari,

walau banyak pencinta alam tapi lebih banyak oarang yang merusak alam

banyak petugas kebersihan lebih banyak yang menjadi pegawai yang berbuat kotor (sebenarnya bukan sebenarnya)

ada  orang yang merapihkan dan lebih banyak yang mengacaukan

banyak yang menjaga dan lebih bamyak yang merusak..............................................................................................................................................

Minggu, 16 Desember 2012

EKONOMI ISLAM UNTUK SELURUH UMAT


EKONOMI SYARIAH BUKAN HANYA UNTUK MUSLIM

Setelah Rosullah wafat, Abu bakar bertanya kepada Aisyah “amalan apa yang dikerjakan oleh Rosullah semasa masa hidupnya dan belum aku ikuti/kerjakan” tanya Abu bakar, Aisyah menjawab “ hampir semua amalan Rosullah telah kau kerjakan, tapi ada satulagi yang belum kau kerjakan, yaitu setiap hari Rosul pergi kepasar untuk memberi makan pengemis tua yang buta”.
Besok harinya Abu bakar berangkat ketempat yang ditunjukan oleh Aisyah dan ditempat itu telah ada seorang pengemis tua yang buta yang selalu menghina , menjelekan dan mencaci Rosullah, dan seperti diceritakan oleh aisyah bahwa nabi selalu memberi makan kepada pengemis itu maka abu bakar melakukan hal yang sama, akan tetapi baru makanan di suapkan  pengemis itu membuangnya dan berkata “ kau bukan orang yang biasa memberiku makan “, “ dari mana kau mengetahuinya” tanya abubakar, pengemis itu menjawab” sebelum menyuapkan makanan dia akan memembutkannya sehingga aku dengan mudah memakannya”.
Dari riwayat di atas tergambar betapa mulia akhlak rosullah sampai si penemis yahudi yang buta itu bersyahadat di depan abu bakar ketika mengetahui bahwa orang yang selalu di caci, hina dan selalu di jelekannya adalah orang yang setiap hari memberinya makan dengan mengunyahkannya sampai lembut, Islam  sebagai agama rahmatan lil alamin, bukan sekedar rahmatan lil muslimin, maka ketika di aplikasikan  (seperti rosullah ) dalam kehidupan siapapun dapatkan kemaslahatan .
Kehidupan sosial menurut islam di laksanakan prinsifnya untuk seluruh warga negara dalam suatu negara, baik golongan muslim atau bukan, tidak seorangpun dapat dikecualikan  ketika umar bin khotab menjadi kholifah pernah berkata” tidak ada perbedaan  antara penduduk yang beragama islam atau yang bukan islam (konsep perbankan syariah,hal 28,Dr moh rifai ,2002)
Dan hari ini ketika ekonomi islam di terapkan juga sebuah yang bisa di terima setiap orang , seperti bnyak di laporkan media tentang perkembangan ekonomi syariah, “ Meskipun menggunakan sistem syariah Permata Syariah mampu mengajak masyareakay non muslim di indonesia untuk berinvestasi di bank tersebut. Hal ini di buktikan dengan nasabah sekitar 36% dari kalangan non muslim, prosentase tersebut menunjukan bahwa bank syariah tidak berlaku bagi muslim (republika, 14 juni 2012) .
Maka dalam menjalankan sistem syariahnya perbankan Syariah selalu meningkatkan kwalitas sumber daya manusia pegawai dengan terus dan berkala melakukan pelatihan dengan penekanan bahwa islam adalah pegangan”pelatihan dasar Islamic way life SDM syariah menjadi wajib, bahkan program seperti ini  harus rutin dilakukan dan hal itu akan lebih memudahkan pemahaman materi-materi yang diberikan berikutnya”(lukman tamani, direktur batasa tazkia kepada sharing ed 54 juni 2011)
Islam adalah rahmatan lil alamin, dunia dalam sejah telah membuktikan ketika  islam diterapkan dalam setiap hal akan ada keteraturan dan keadilan nserta kesejahteraan karena yang menjadi dasar dari itu adalak akhlakul karimah, dalam sejarah tercatat bahwa modal dasar perjalanan yang di jalankan nabi adalah kejujuran dan kepercayaan sehingga rasa simpati konsumen meningkat , hal ini tercemin dengan keuntungan yang dicapai dalam masa yang relatif singkat tanpa harus menghindari etika bisnis yang berlaku dalam tradisi arab yang sesuai dengan prinsif syariah (fiqh perdagangan bebas , prof ali yafie dkk,cet 1 maret 2003)

Rabu, 24 Oktober 2012

sekolah hutan

sekolah dan bekerja yang enak seperti di hutan, setiap makhluk di kempangkan dengan bakat dan potensi masing2, kucing ga di paksa bisa berenang, bebek ga dipaksa bisa memanjat,

sang pengasa si raja hutan hanya akan makan daging ( carnivora) tak akan serakah makan tumbuhan (yang dimakan herbivora) sehingga tak jadi hewan pemakan segalanya

coba badndingkan dengan kisah hidup dan perjalananmu masa lalu dan hari ini serta yang akan datang

Kamis, 06 September 2012

kerja aja

uang dan bekerja

Catatan ini ditulis pada juni 2008 sebagai sutu ungkapan keheranan dari banyak pertanyaan yang berhubungan dengan dunia pendidikan, industri, tenaga kerja dan strata sosial orang orang yang berpendidikan dan atau para karyawan, petani,  buruh , pedagang dan pekerjaan lain yang tak menggunakan kata karyawan

S
aya berfikir untuk apa sekolah (tinggi-tinggi) jika yang dikejar sebatas mencari pekerjaan /uang, coba perhatikan beberapa kasus orang yang mencari kerja. Lulusan yang ditempat kerja yang sama yang satu diterima yang lain tidak(karena test nya gagal) atau pencari kerja dari lulusan yang berbeda satu lulusan SLTP yang lain lulusan SLTA ternyata yang diterima adalah  lulusan SLTP dan ada yang lebih menarik yang satu lulusan lolos (SD pun tak selesai/tamat) tapi bisa mengalahkan yang lulus sekolah dalam mencari pekerjaan
.
Semua kasus di atas tadi bahkan lebih dari itu hanya bisa saya dengar dalam obrolan rahasia pinggir jalan. Kalau harus mencari bukti juga ada, tapi entah hari ini orang yang bersangkutan (terlibat) korban atau justru mendapat keuntungan dari itu mau mengakui atau sebaliknya. Yang jelas hal tersebut sekarang bukan rahasia pribadi tapi jadi rahasia umum(di rahasiakan tapi hampir semua orang mengetahuinya) dan terjadi sejak 15 tahun yang lalu.
Yang terjadi di daerah itu adalah kalau anak lulus sekolah yang dicari hanya pekerjaan dan defenisi / pengertian pekerjaan merurut mereka adalah jadi karyawan di Perseroan Terbatas (yang biasa mereka sebut karyawan PT), jadi kalau hanya bekerja jadi petani meneruskan atau memiliki sawah sendiri itu namanya masih pengangguran, bukan juga bekerja jadi orang berusaha bidang perdagangan atau jual beli (pedagang,makelar atau sejenisnya ) berarti mereka belum kerja.
Sementara untuk dapat pekerjaan di PT harus siapkan banyak uang; uang sabun, uang rokok, uang bensin, dam macam macam nama lain yang indah seperti pelangi. Bukan kah lebih hemat jika potong jalur kompas , yang dimaksud adalah setelah lulus SD atau SLTP (karena wajib belajarnya 9 tahun ) tidak usah melanjutkan ke jenjang SLTA, memakan waktu lama dan biaya yang tak sedikit. Jika kita potong kompas berari langsung saja cari uang – jadi kuli atau apa saja – tapi bukan karyawan PT. Selama kurang lebih 1- 2 tahun, jika uang sudah terkumpul tinggal “beli” ijazah SLTA atau mengikuti ujian persamaan paket C yang setara Dengan SLTA --pakek B setara dengan SLTP dan paket A setara dengan SD ( hapir tidak ada di daerah saya yang ikut paket A- karena walau tak lulus SD tak akan mau lagi untuk menanjutkan sekolah.--hasilnya kan sama bisa digunakan melawar kerja di PT dan pasti diterima karena kita sudah siapkan uang pelangi selama 2 tahun hanya di kurangi untuk Ujian Persamaan, tentu itu lebih cepat, lebih hemat walau lebih pinter.

Selasa, 19 Juni 2012

ciri ekonomi syariah

ciri ekonomi syariah

jika kita mau jujur, ternyata orang tua kita sejak lama (tahun 80 an dan sebelumnya) sudah menerapkan nilai- nilai ekonomi Islam.

coba kita perhatikan ketika mereka inin mendapatkan sesuatu dengan menukarnya dengan sesuatu atau yang biasa disebit dengan barter, secara prinsif keuangan islam /syariah adalah keuangan dengan sistem barter (republika 15-16-2012)

dalam hal lain pemberian modal  dan bagi keuntungan/hasil ketika melakukan paroan  domba, seorang pemilik mempercayakan dombanya untuk dipelihara kepada yang membutuhkan , mau dan dapat dipercaya, biasanya sepasang atau paling tidak induk betina, karena betina yang akan menambah hasil, seiring dengan perjalanan waktu domba itu beranak, maka anaknya yang akan dibagi, karena anak domba itulah hasil sebagai keuntungan.

apabila induk hanya beranak satu atau ganjil maka mereka (pemilik dan pemelihara ) akan menunggu  si induk beranak kembali  sampai genap, tetapi jika trus ganjil  akan tetap dibagi 2, dan yang satu dibagi berdasar kesadaran dan kerelaan masing2, jika tidak ada yang merelakan solusinya adalah dengan  di uangkan/dijual. hasil penjualan di bagi atau dengan mentaksir harga nya dan si pemilik membayar dengan harga separuhnya (separuh milik nya).
transaksi yang terjadi diatas (barter dan paroan) dedasari dengan saling percaya, sama2 senang dan ada keadilan. yang merupakan ciri dari ekonomi syariah.
secara pengetahuan mereka tidak mengetahui bahwa itu adalah sistem ekonomi syariah, tapi mereka telah menerapkannya dan sesuai dengan ciri ekonomi syariah.

menurut Adiwarman karim dalam bukunya  ekonomi mikro islam ciri-ciri ekonomi islam adalah:
  • kepemilikan multi jenis
dalam ekonomi sosialis semua usaha harus berada/dikelola oleh negara, dalam sistem kapitalis sebaliknya swasta yang harus pegang, berbeda dengan itu(sosialis dan kapitalis) sistem ekonomi islam  bahwa usaha boleh, bisa di kelola oleh pemerintah dan swasta.
  • kebebasan bertindak
karena usaha boleh dikelola oleh pemerintah dan swasta maka masing2 pihak bisa melqakukan hal2 yang bersifat untuk kemajuan peruisahaan asal tidak bertentangan dengan nilai dan peraturan yang ada (syariah),
karena memang hukum asal dari muamalah adalah halal/boleh selama tidak ada dalil yang melarangnya.
dan untuk menjaga kestabilan tentu harus dibuat dan disepakati peraturan yang tidak bertentangan dengan syariah.
  • keadilan sossial 
 semua sistem ekonomi bertujuan menciptakan keadilan dan kesejahtraan yang merata, tapi pada kenyataan sosialis telah tumbang daan negara pendukungnya hancur terpecah-pecah, dan kini bisa kita lihat kapitalis sedang oleng dengan bnyak krisis terjadi dari waktu kewaktu di banyak negara dan dalam waktu tak akan lama akan karam.

dan kita tak boleh lupakan sejarah ketika ekonomi syariah diterapkan pada masa khilifah Umar bin Abdil Aziz kesejahtraan terjadi dengan indikator tak ada mustahik pada waktu itu.

prinsif2 diatas (kepemilikan multijenis,kebebasan bertindak,keadilan sosial) hanya bisa dijalankan/diterapkan dalam ekonomi syariag dan para pelakunya memiliki sifat yang baik atau lebih jelasnya berakhlak karimah

contoh diatas (barter,paroan) adalah dilandasi dengan prilaku yang baik, mereka lebih memilih menymbunyikan suara perut(menahan rasa lapar) daripada harus kehilangan muka akibat berbuat curang.
 walau disisi lain kita tidak bisa menutup mataada prilaku segolongan orang yang memanfaatkan kebodohan untuk memenihi kebutuhan jasmani dengan cara yang batil(ijon dan rentenir) tapi jika kita perhatikan proses trantaksi tersebut terjadi karena pengaruh penjajahan Belanda/VOC yang berharap untung besar,  di ikuti oleh orang kaya (juragan) lokal yang ingin menambah harta kekayaan dengan memeras keringat dan darah orang yang butuh pertolongan padahal mereka saudara sebangsa nya sendiri.

Rabu, 06 Juni 2012

sekolah apa ya


Sekolah seperti ini*
Sejak lulus dari sekolah (Madrasah Aliyah Negeri Cikarang) tahun 1999 saya sudah bercita-cita ingin menjadi orang yang memiliki yayasan pendidikan .  keinginan itu adalah akibat dari sebelumnya saya sudah  hampir 7 tahun terjun di dunia pendidikan formal tingkat dasar (Madrasah Ibtidaiyah) Sekolah Dasar yang berbasis pada nilai dan pelajaran agama islam, dan tetap memuat / memberikan pelajaran yang sama seperti sekolah umum untuk pelajaran selain pelajaran agama, jika di Sekolah Dasar biasanya pelajaran agama hanya ada satu yaitu Pendidikan Agama Islam(bagi muslim), maka di Madrasah Ibtidatiah Pelajaran tersebut punya porsi yang lebih banyak dengan nama dan waktu pelajar yang lebih banyak pula,  nama pelajaran tersebut adalah Aqidah bersatu dengan pelajaran Akhlak atau di yang biasa di sebut Aqidah Akhlaq, kemudian ada Al-Qur’an yang digabung dengan Al-Hadits yang di sebut dengan pelajaran Al qur’an Hadits, selain itu juga ada pelajaran Fiqih,Sejarah Islam(walau terfokus pada kebudayaan) atau yang lebih lazim disebut SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) dan yang terakhir adalah yang termasuk dasar dari pelajaran agama yaitu bahasa Arab. Walau dua pelajaran terakhir – SKI dan bahasa Arab- baru mulai dipelajari pada kelas IV.

Keinginan saya untuk memiliki yayasan yang bergerak bidang pendidikan semakin lama semakin berubah –bertambah- seiring dengan perjalanan di organisasi PII (pelajar Islam Indonesia). Banyak training  dan latihan juga berbagai kegiatan ditambah obrolan berupa diskusi kecil, hal itu dinatara penyebab perubahan  yang pada saya.

Perubahan keinginan saya setelah itu-duduk di dunia lembaga pendidikan formal dan bergabung dalam organisasi pelajar islam indonesia- adalah bagaimana membuat sebuah lembaga pendidikan dengan metode yang berbeda  dengan yang ada selama ini saya ketahui dan saya rasakan.

Saya ingin membuat yang berbeda, lebih ideal, lebih baik  yang akan di terapkan berdasarkan pengalaman yang di dapat dari pendidikan formal atau yang lebih berharga lagi pengalaman sekolah yang tak akan pernah lulus yaitu pendidikan dalam kehidupan.
     
Lembaga pendidikan yang ingin saya wujudkan adalah sebuah sekolah yang di dalamnya memiliki beberapa ruangan atau kalau belum ada juga cukup satu ruangan. Ruangan yang dibutuhkan harus sesuai dan  difungsikan sesuai dengan peruntukannya, diantara ruang yang dibutuhkan antara lain kantor atau kesekretariatan, ruangan ini sebagai pusat adminitrasi agat tercipta keteraturan dan ketertiban dalam bidang- bidang yang berhubungan dengan  program kerja para pekerja sekolah – kepala sekolah, bidang kurikulum, kesiswaan, keuangan,hubungan masyarakat, tata usaha, bidang sarana serta prasarana, ketenaga kerjaan sampai pada perencananan dewan guru.

Ruang yang kedua yang dibutuhkan satu yang sangat vital dan nadinya sebuah pendidikan yaitu perpustakaan,lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal hendaklah mewajibkan dirinya untuk memiliki gudang pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh semua civitas lingkungan dalam, terlebih lagi mampu menjangkau/menarik perhatian pihak luar, masyarakat untuk ikut belajar bersama dalam perpustakaan sekolah hal yang demikian akan memberikan nilai tambah  kelembaga, atau masyarakat sekolah – kepala sekolah, dewan guru, murid, dan pekerja lain disekolah—baik secara langsung maupun manfaat tidak langsung (salah satu cara promosi). Dari perpustakaan itulah masyarakat sekolah akan berlomba-lomba untuk mencari dari bacaan tentang sesuatu-tugas dari pembimbing, atau sekedar pengayaan pribadi—karena buku adalah jendela dunia dan perpustakaan adalah gudang pengetahuan tentunya.

Tempat  berikutnya yang juga penting untuk membantu peningkatan kualitas kemampuan , pengetahuan bagi pembimbing dan peserta secara khusus dan umumnya bagi masyarakat adalah aula, tempat ini berfungsi pusat kegiatan, latihan dan uji dan unjuk kemampuan dalam berbagai bidang, hal ini sangat penting untuk menempa, mengasah, membiasakan,dan menonjolkan kemampuan yang dimiliki setiap individu murid yang berbeda.

Dan tempat yang setidaknya harus dimiliki oleh lembaga pendidikan adalah laboratorium baik lab kelas atau lab alam terbuka, lab kelas adalah ruang lab yang didalamnya sudah disiapkan fasilitas dan peralatan untuk melakukan obsevasi tempat ini merupakan penunjang dasar keberhasilan dari proses yang dilaksanakan/ kerjakan, dan jangan dianggap remah perlunya lab lapangan luar kelas, tempat ini di sediakan atau setidaknya sekolah memberikan fasilitas agar peserta dapat memanfaatkan alam, lingkungan dan masyarakat sebagai tempat ,alat dan bahan observasi.

Adapun ruamg kelas yang selama ini menjadi kendala di sebagian banyak sekolah baru atau sekolah lama yang jumlah siswanya melebihi / tak tertampung dalam ruangan sehingga harus menggunakan dua shif (kelas pagi dan kelas siang), dan selama ini penggunaan dua shif ini sangat tidak efektif. Coba perhatikan dari waktu yang diguanakan/yang tersedia untuk kelas pagi belajar  07; 15-12;15 sementara untuk siang dimulai dari jam 12;30 – 17 ;15 jadi tidak sama antara waktu pagi dan siang(selisih 15 menit) belun jika energi yang digunakan, energi yang digunakan pada sshif dua adalah energi sisa dari energi dari shif satu, karena biasanya guru yang mengajar pada shif dua adalah sama atau sebelumnya bertugas di shif dua dan hal sangat memungkinkan akan mengganggu proses pembelajaran terlebih di jam awal pelajaran biasanya digunakan oleh guru untuk beristiharat/melepas lelah setelah menguras energi di shif pagi. Selain hal yang diatas (waktu dan energi) tempat yang digunakan secara bersama dengan kelas yang berbeda akan menimbulkan hal yang kurang positif diantaranya saling mengandalkan / membebankan kepihak lain(yang pagi ke siang dan sebaliknya) dalam menjaga dan merawat ruangan dan sebaliknya jika terjadi kerusakan akan saling menyalahkan lempar tanggungjawab. Dan hal tersebut dapat dihindari disekolah yang ingin bangun, karena dalam lingkungan pendidikan ruang kelas bukan sesuatu yang harus ada, atau lebih jelas ruang kelas adalah ruang atau tempat yang digunakan dalam proses belajar, dengan demikian kelas tidak mesti atau bukan keharusan berbentuk ruangan yang disekat, kelas/ruang belajar bagi kita adalah seprti yang telah dijabarkan diawal yaitu tempat untuk proses belajar, dan itu bisa dilaksanakan dirumah, sawah, kebun, pinggir sungai (disungainya),dan atau dimanapun, yang penting tidak menggangu dan tidak terganggu.

Proses Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dilembaga ini mungkin  berbeda dengan lembaga pendidikan ditempat lain, sepengetahuan  yang saya rasakan selama belajar dan mengajar biasanya biasanya para peserta didik(murid )  masuk kelas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan seorang guru akan masuk memberikan keterangan, penjelasan dan tugas yang kesemuanya harus sesuai dengan ketentuan kurikulum(baik murni dari dinas atau modifikasi oleh sekolah tersebut).  

Proses pembelajaran yang akan diterapkan dilembaga ini adalah:

Pertama para dewan guru harus membuat pokok bahasan yang harus / akan di pelajari oleh peserta didik/murid dalam hal ini materi yang akan diujikan dengan keterangan waktu belajar serta target yang harus dicapai.  Contoh  pada bidang stadi matematika peserta didik harus mampu perkalian ratusan dalam waktu 3 bulan dan pembagian ratusan dalam tempo satu semester, atau yang lebih dikenal dan biasa disebut mulai dari program jangka panjang (tahun) progran semester, rencan pembelajaran, selain  rencana itu di buat secara matang juga di aflikasikan dalam proses pembelajaran.

Jika bahan pokok bahasan telah dibuat dibagikan pada setiap peserta,  sekarang tinggal terserah peserta menyelesaikannya di bulan pertama , kedua atau ketiga karena guru akan mengujinya di bulan ketiga, sedangkan untuk pembagian juga demikian apakah akan diselesaikan pada bulan pertama keempat atau bahkan bulan keenam yang jelas itu akan diujikan pada akhir semester. Para peserta didik di beri kebebasan untuk belajar dimana saja yang jelas pihak sekolah menyiapkan guru guru (matematika)nya sebagai pembimbing bila ada yang bertanya, konsultasi dalam menghadapi pelajaran (matematika) tersebut dan selain itu seorang guru bertugas sebagai penguji lokal dilembaga pendidikan tersebut pada bidang stadi (matematika). Dengan cara seperti ini para peserta akan memilih bidang prioritas dan penyesuaian dengan kemampuan yang dimilikinya.
*ini ditulis pada juni 2008 hasil dari sebuah perenungan     akibah kegundahan hati melihat fenomena (lembaga)pendidikan saat itu, yang mungkin saat in (april 2012) keadaan sudah berubah dalam beberapa hal.