hari ini 20 januari 2013, di beberapa desa diadakan pemilihan kepala daerah tingkat desa , PILKADES atau orang zaman HEUBEL biasa bilang nyolok lurah. ga ada yang menarik dari cerita pemilihan kepala desa, karena sama aja dengan pemilihan pimpinan pemerintak tingkat manapun.
beberapa minggu kebelakan saya mendengan istilah CILOK DI KECAPAN (Di colok mun aya gocapan) dan ternyata sekarang orang banyak yang suka pedas sehingga jadi CILOK DI CABEAN (di colok mun aya cepean)
kini semua berpikir yang enak saat itu tak perduli waktu yang akan datang, sengsara , susah tu mah sudah takdir, dan mereka para pemilih tahu betul apa yang akan terjadi, ' sekarang dia ( calon yang ingin jadi pemimpin ) supaya keluar uang yang banyak dan kita harus mesalakannya karena toh nanti juga pada korupsi ambilin uang kita(rakyat) jdisaat nya kita ambil dulu uangnya
sampai kapanpun selagi pemimpin suatu daerah atau pemimpin apapun yang itu terjadi karena sesuatu yang tak benar maka yang akan timbul juga sebuah kenistaan.
sangat sulit untuk menyelesaikan ini tapi pasti ada cara untuk mengubahnyya, semula saya berharap akhir dari kalender maya adalah akan terjadi perubahan perilaku manusia yang telah banyak melakukan banyak kesalahan terutama dalam masalah keyakinan dan ibadah kepadatuhan, tapi seribi tanda tanya berbaris tak beratutan sehingga tak ada penjelasan yang dapat menyelesaikan permasalahan.
dan tetap dalam keadaan yang ...............................................
aktulisasi diri yang merindukan sesuatu dalam perjalanan hidup, dan sesuatu itu adalah nilai manfaat bagi sesama
Sabtu, 19 Januari 2013
Kamis, 17 Januari 2013
mengudang bencana
tentu tak bijak bila kita menyudutkan orang saat dalam mendapat musibah, tapi ini harus tetap dilakukan , karena hanya saat seperti ini mereka akan mengerti bahwa segala malapetaka dan musibah terjadi karena ulah perbuatan yang buruk, terlebih lagi hal itu dilakukan sejaca berjamaah hampir menjadi budaya.
mari berkaca pada masa lalu dimana jakarta dan banyak daerah di indonesia terkena banyak musibah, banyak sekali.
hampir setiap tahun bahkan setiap musim hujan beberapa daerah akan dapat hak (bencana) sebagai balasan/ dampak dari perilaku yang buruk.
tanpa ingin melupakan perilaku yang terpuji mari kita inventarisir berbagai kegiatan dan perilaku buruk yang kerap dikerjakan oleh penghuni negeri ini, kaena ibarat pepatah panas berkepanjangan kan hilang dengan hujan sehari,
walau banyak pencinta alam tapi lebih banyak oarang yang merusak alam
banyak petugas kebersihan lebih banyak yang menjadi pegawai yang berbuat kotor (sebenarnya bukan sebenarnya)
ada orang yang merapihkan dan lebih banyak yang mengacaukan
banyak yang menjaga dan lebih bamyak yang merusak..............................................................................................................................................
mari berkaca pada masa lalu dimana jakarta dan banyak daerah di indonesia terkena banyak musibah, banyak sekali.
hampir setiap tahun bahkan setiap musim hujan beberapa daerah akan dapat hak (bencana) sebagai balasan/ dampak dari perilaku yang buruk.
tanpa ingin melupakan perilaku yang terpuji mari kita inventarisir berbagai kegiatan dan perilaku buruk yang kerap dikerjakan oleh penghuni negeri ini, kaena ibarat pepatah panas berkepanjangan kan hilang dengan hujan sehari,
walau banyak pencinta alam tapi lebih banyak oarang yang merusak alam
banyak petugas kebersihan lebih banyak yang menjadi pegawai yang berbuat kotor (sebenarnya bukan sebenarnya)
ada orang yang merapihkan dan lebih banyak yang mengacaukan
banyak yang menjaga dan lebih bamyak yang merusak..............................................................................................................................................
Minggu, 16 Desember 2012
EKONOMI ISLAM UNTUK SELURUH UMAT
EKONOMI SYARIAH BUKAN HANYA UNTUK MUSLIM
Setelah Rosullah wafat, Abu bakar bertanya
kepada Aisyah “amalan apa yang dikerjakan oleh Rosullah semasa masa hidupnya
dan belum aku ikuti/kerjakan” tanya Abu bakar, Aisyah menjawab “ hampir semua
amalan Rosullah telah kau kerjakan, tapi ada satulagi yang belum kau kerjakan,
yaitu setiap hari Rosul pergi kepasar untuk memberi makan pengemis tua yang
buta”.
Besok harinya Abu bakar berangkat ketempat
yang ditunjukan oleh Aisyah dan ditempat itu telah ada seorang pengemis tua
yang buta yang selalu menghina , menjelekan dan mencaci Rosullah, dan seperti
diceritakan oleh aisyah bahwa nabi selalu memberi makan kepada pengemis itu
maka abu bakar melakukan hal yang sama, akan tetapi baru makanan di
suapkan pengemis itu membuangnya dan
berkata “ kau bukan orang yang biasa memberiku makan “, “ dari mana kau
mengetahuinya” tanya abubakar, pengemis itu menjawab” sebelum menyuapkan
makanan dia akan memembutkannya sehingga aku dengan mudah memakannya”.
Dari riwayat di atas tergambar betapa mulia
akhlak rosullah sampai si penemis yahudi yang buta itu bersyahadat di depan abu
bakar ketika mengetahui bahwa orang yang selalu di caci, hina dan selalu di
jelekannya adalah orang yang setiap hari memberinya makan dengan
mengunyahkannya sampai lembut, Islam
sebagai agama rahmatan lil alamin, bukan sekedar rahmatan lil muslimin,
maka ketika di aplikasikan (seperti
rosullah ) dalam kehidupan siapapun dapatkan kemaslahatan .
Kehidupan sosial
menurut islam di laksanakan prinsifnya untuk seluruh warga negara dalam suatu
negara, baik golongan muslim atau bukan, tidak seorangpun dapat
dikecualikan ketika umar bin khotab
menjadi kholifah pernah berkata” tidak ada perbedaan antara penduduk yang beragama islam atau yang
bukan islam (konsep perbankan syariah,hal 28,Dr moh rifai ,2002)
Dan hari ini ketika ekonomi islam di terapkan
juga sebuah yang bisa di terima setiap orang , seperti bnyak di laporkan media
tentang perkembangan ekonomi syariah, “ Meskipun menggunakan sistem syariah
Permata Syariah mampu mengajak masyareakay non muslim di indonesia untuk
berinvestasi di bank tersebut. Hal ini di buktikan dengan nasabah sekitar 36%
dari kalangan non muslim, prosentase tersebut menunjukan bahwa bank syariah
tidak berlaku bagi muslim (republika, 14 juni 2012) .
Maka dalam menjalankan sistem syariahnya
perbankan Syariah selalu meningkatkan kwalitas sumber daya manusia pegawai
dengan terus dan berkala melakukan pelatihan dengan penekanan bahwa islam
adalah pegangan”pelatihan dasar Islamic way life SDM syariah menjadi wajib,
bahkan program seperti ini harus rutin
dilakukan dan hal itu akan lebih memudahkan pemahaman materi-materi yang
diberikan berikutnya”(lukman tamani, direktur batasa tazkia kepada sharing
ed 54 juni 2011)
Islam adalah rahmatan lil alamin, dunia dalam
sejah telah membuktikan ketika islam
diterapkan dalam setiap hal akan ada keteraturan dan keadilan nserta
kesejahteraan karena yang menjadi dasar dari itu adalak akhlakul karimah, dalam
sejarah tercatat bahwa modal dasar perjalanan yang di jalankan nabi adalah
kejujuran dan kepercayaan sehingga rasa simpati konsumen meningkat , hal ini
tercemin dengan keuntungan yang dicapai dalam masa yang relatif singkat tanpa
harus menghindari etika bisnis yang berlaku dalam tradisi arab yang sesuai
dengan prinsif syariah (fiqh perdagangan bebas , prof ali yafie dkk,cet 1 maret
2003)
Rabu, 24 Oktober 2012
sekolah hutan
sekolah dan bekerja yang enak seperti di hutan,
setiap makhluk di kempangkan dengan bakat dan potensi masing2, kucing ga
di paksa bisa berenang, bebek ga dipaksa bisa memanjat,
sang
pengasa si raja hutan hanya akan makan daging ( carnivora) tak akan
serakah makan tumbuhan (yang dimakan herbivora) sehingga tak jadi hewan
pemakan segalanya
coba badndingkan dengan kisah hidup dan
perjalananmu masa lalu dan hari ini serta yang akan datang
Kamis, 06 September 2012
kerja aja
Catatan ini ditulis pada juni 2008 sebagai sutu ungkapan keheranan dari banyak pertanyaan yang berhubungan dengan dunia pendidikan, industri, tenaga kerja dan strata sosial orang orang yang berpendidikan dan atau para karyawan, petani, buruh , pedagang dan pekerjaan lain yang tak menggunakan kata karyawan
S
|
aya berfikir untuk
apa sekolah (tinggi-tinggi) jika yang dikejar sebatas mencari pekerjaan /uang,
coba perhatikan beberapa kasus orang yang mencari kerja. Lulusan yang ditempat
kerja yang sama yang satu diterima yang lain tidak(karena test nya gagal) atau
pencari kerja dari lulusan yang berbeda satu lulusan SLTP yang lain lulusan SLTA
ternyata yang diterima adalah lulusan
SLTP dan ada yang lebih menarik yang satu lulusan lolos (SD pun tak selesai/tamat) tapi bisa mengalahkan yang lulus sekolah
dalam mencari pekerjaan
.
Semua kasus di atas
tadi bahkan lebih dari itu hanya bisa saya dengar dalam obrolan rahasia pinggir
jalan. Kalau harus mencari bukti juga ada, tapi entah hari ini orang yang
bersangkutan (terlibat) korban atau justru mendapat keuntungan dari itu mau
mengakui atau sebaliknya. Yang jelas hal tersebut sekarang bukan rahasia
pribadi tapi jadi rahasia umum(di rahasiakan tapi hampir semua orang
mengetahuinya) dan terjadi sejak 15 tahun yang lalu.
Yang terjadi di
daerah itu adalah kalau anak lulus sekolah yang dicari hanya pekerjaan dan
defenisi / pengertian pekerjaan merurut mereka adalah jadi karyawan di
Perseroan Terbatas (yang biasa mereka sebut karyawan PT), jadi kalau hanya
bekerja jadi petani meneruskan atau memiliki sawah sendiri itu namanya masih
pengangguran, bukan juga bekerja jadi orang berusaha bidang perdagangan atau
jual beli (pedagang,makelar atau sejenisnya ) berarti mereka belum kerja.
Sementara untuk
dapat pekerjaan di PT harus siapkan banyak uang; uang sabun, uang rokok, uang
bensin, dam macam macam nama lain yang indah seperti pelangi. Bukan kah lebih
hemat jika potong jalur kompas , yang dimaksud adalah setelah lulus SD atau
SLTP (karena wajib belajarnya 9 tahun ) tidak usah melanjutkan ke jenjang SLTA,
memakan waktu lama dan biaya yang tak sedikit. Jika kita potong kompas berari
langsung saja cari uang – jadi kuli atau apa saja – tapi bukan karyawan PT.
Selama kurang lebih 1- 2 tahun, jika uang sudah terkumpul tinggal “beli” ijazah SLTA atau mengikuti ujian
persamaan paket C yang setara Dengan SLTA --pakek B setara dengan SLTP dan
paket A setara dengan SD ( hapir tidak ada di daerah saya yang ikut paket A-
karena walau tak lulus SD tak akan mau lagi untuk menanjutkan sekolah.--hasilnya
kan sama bisa digunakan melawar kerja di PT dan pasti diterima karena kita
sudah siapkan uang pelangi selama 2 tahun hanya di kurangi untuk Ujian
Persamaan, tentu itu lebih cepat, lebih hemat walau lebih pinter.
Selasa, 19 Juni 2012
ciri ekonomi syariah
ciri ekonomi syariah
jika kita mau jujur, ternyata
orang tua kita sejak lama (tahun 80 an dan sebelumnya) sudah menerapkan
nilai- nilai ekonomi Islam.
coba kita perhatikan
ketika mereka inin mendapatkan sesuatu dengan menukarnya dengan sesuatu
atau yang biasa disebit dengan barter, secara prinsif keuangan islam
/syariah adalah keuangan dengan sistem barter (republika 15-16-2012)
dalam hal lain pemberian modal dan bagi keuntungan/hasil ketika melakukan paroan
domba, seorang pemilik mempercayakan dombanya untuk dipelihara kepada
yang membutuhkan , mau dan dapat dipercaya, biasanya sepasang atau
paling tidak induk betina, karena betina yang akan menambah hasil,
seiring dengan perjalanan waktu domba itu beranak, maka anaknya yang
akan dibagi, karena anak domba itulah hasil sebagai keuntungan.
apabila
induk hanya beranak satu atau ganjil maka mereka (pemilik dan
pemelihara ) akan menunggu si induk beranak kembali sampai genap,
tetapi jika trus ganjil akan tetap dibagi 2, dan yang satu dibagi
berdasar kesadaran dan kerelaan masing2, jika tidak ada yang merelakan
solusinya adalah dengan di uangkan/dijual. hasil penjualan di bagi
atau dengan mentaksir harga nya dan si pemilik membayar dengan harga
separuhnya (separuh milik nya).
transaksi yang terjadi diatas (barter dan paroan) dedasari dengan saling percaya, sama2 senang dan ada keadilan. yang merupakan ciri dari ekonomi syariah.
secara
pengetahuan mereka tidak mengetahui bahwa itu adalah sistem ekonomi
syariah, tapi mereka telah menerapkannya dan sesuai dengan ciri ekonomi
syariah.
menurut Adiwarman karim dalam bukunya ekonomi mikro islam ciri-ciri ekonomi islam adalah:
- kepemilikan multi jenis
dalam ekonomi sosialis semua usaha harus berada/dikelola oleh
negara, dalam sistem kapitalis sebaliknya swasta yang harus pegang,
berbeda dengan itu(sosialis dan kapitalis) sistem ekonomi islam bahwa
usaha boleh, bisa di kelola oleh pemerintah dan swasta.
- kebebasan bertindak
karena usaha boleh dikelola oleh pemerintah dan swasta maka
masing2 pihak bisa melqakukan hal2 yang bersifat untuk kemajuan
peruisahaan asal tidak bertentangan dengan nilai dan peraturan yang ada
(syariah),
karena memang hukum asal dari muamalah adalah halal/boleh selama tidak ada dalil yang melarangnya.
dan untuk menjaga kestabilan tentu harus dibuat dan disepakati peraturan yang tidak bertentangan dengan syariah.
- keadilan sossial
semua sistem ekonomi bertujuan menciptakan keadilan dan
kesejahtraan yang merata, tapi pada kenyataan sosialis telah tumbang
daan negara pendukungnya hancur terpecah-pecah, dan kini bisa kita
lihat kapitalis sedang oleng dengan bnyak krisis terjadi dari waktu
kewaktu di banyak negara dan dalam waktu tak akan lama akan karam.
dan
kita tak boleh lupakan sejarah ketika ekonomi syariah diterapkan pada
masa khilifah Umar bin Abdil Aziz kesejahtraan terjadi dengan indikator
tak ada mustahik pada waktu itu.
prinsif2 diatas
(kepemilikan multijenis,kebebasan bertindak,keadilan sosial) hanya bisa
dijalankan/diterapkan dalam ekonomi syariag dan para pelakunya memiliki
sifat yang baik atau lebih jelasnya berakhlak karimah
contoh diatas (barter,paroan)
adalah dilandasi dengan prilaku yang baik, mereka lebih memilih
menymbunyikan suara perut(menahan rasa lapar) daripada harus kehilangan
muka akibat berbuat curang.
walau disisi lain kita tidak bisa
menutup mataada prilaku segolongan orang yang memanfaatkan kebodohan
untuk memenihi kebutuhan jasmani dengan cara yang batil(ijon dan
rentenir) tapi jika kita perhatikan proses trantaksi tersebut terjadi
karena pengaruh penjajahan Belanda/VOC yang berharap untung besar, di
ikuti oleh orang kaya (juragan) lokal yang ingin menambah harta
kekayaan dengan memeras keringat dan darah orang yang butuh pertolongan
padahal mereka saudara sebangsa nya sendiri.
Rabu, 06 Juni 2012
sekolah apa ya
Sekolah seperti ini*
Sejak lulus dari sekolah (Madrasah
Aliyah Negeri Cikarang) tahun 1999 saya sudah bercita-cita ingin menjadi orang
yang memiliki yayasan pendidikan .
keinginan itu adalah akibat dari sebelumnya saya sudah hampir 7 tahun terjun di dunia pendidikan
formal tingkat dasar (Madrasah Ibtidaiyah) Sekolah Dasar yang berbasis pada
nilai dan pelajaran agama islam, dan tetap memuat / memberikan pelajaran yang
sama seperti sekolah umum untuk pelajaran selain pelajaran agama, jika di
Sekolah Dasar biasanya pelajaran agama hanya ada satu yaitu Pendidikan Agama
Islam(bagi muslim), maka di Madrasah Ibtidatiah Pelajaran tersebut punya porsi
yang lebih banyak dengan nama dan waktu pelajar yang lebih banyak pula, nama pelajaran tersebut adalah Aqidah
bersatu dengan pelajaran Akhlak atau di yang biasa di sebut Aqidah Akhlaq,
kemudian ada Al-Qur’an yang digabung dengan Al-Hadits yang di sebut dengan
pelajaran Al qur’an Hadits, selain itu juga ada pelajaran Fiqih,Sejarah
Islam(walau terfokus pada kebudayaan) atau yang lebih lazim disebut SKI
(Sejarah Kebudayaan Islam) dan yang terakhir adalah yang termasuk dasar dari
pelajaran agama yaitu bahasa Arab. Walau dua pelajaran terakhir – SKI dan
bahasa Arab- baru mulai dipelajari pada kelas IV.
Keinginan saya untuk memiliki yayasan
yang bergerak bidang pendidikan semakin lama semakin berubah –bertambah-
seiring dengan perjalanan di organisasi PII (pelajar Islam Indonesia). Banyak
training dan latihan juga berbagai
kegiatan ditambah obrolan berupa diskusi kecil, hal itu dinatara penyebab
perubahan yang pada saya.
Perubahan keinginan saya setelah
itu-duduk di dunia lembaga pendidikan formal dan bergabung dalam organisasi
pelajar islam indonesia- adalah bagaimana membuat sebuah lembaga pendidikan
dengan metode yang berbeda dengan yang
ada selama ini saya ketahui dan saya rasakan.
Saya ingin membuat yang berbeda, lebih
ideal, lebih baik yang akan di terapkan
berdasarkan pengalaman yang di dapat dari pendidikan formal atau yang lebih
berharga lagi pengalaman sekolah yang tak akan pernah lulus yaitu pendidikan
dalam kehidupan.
Lembaga pendidikan yang ingin saya
wujudkan adalah sebuah sekolah yang di dalamnya memiliki beberapa ruangan atau
kalau belum ada juga cukup satu ruangan. Ruangan yang dibutuhkan harus sesuai
dan difungsikan sesuai dengan
peruntukannya, diantara ruang yang dibutuhkan antara lain kantor atau
kesekretariatan, ruangan ini sebagai pusat adminitrasi agat tercipta
keteraturan dan ketertiban dalam bidang- bidang yang berhubungan dengan program kerja para pekerja sekolah – kepala
sekolah, bidang kurikulum, kesiswaan, keuangan,hubungan masyarakat, tata usaha,
bidang sarana serta prasarana, ketenaga kerjaan sampai pada perencananan dewan
guru.
Ruang yang kedua yang dibutuhkan satu
yang sangat vital dan nadinya sebuah pendidikan yaitu perpustakaan,lembaga
pendidikan baik formal maupun nonformal hendaklah mewajibkan dirinya untuk
memiliki gudang pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh semua civitas
lingkungan dalam, terlebih lagi mampu menjangkau/menarik perhatian pihak luar,
masyarakat untuk ikut belajar bersama dalam perpustakaan sekolah hal yang
demikian akan memberikan nilai tambah kelembaga,
atau masyarakat sekolah – kepala sekolah, dewan guru, murid, dan pekerja lain
disekolah—baik secara langsung maupun manfaat tidak langsung (salah satu cara
promosi). Dari perpustakaan itulah masyarakat sekolah akan berlomba-lomba untuk
mencari dari bacaan tentang sesuatu-tugas dari pembimbing, atau sekedar
pengayaan pribadi—karena buku adalah jendela dunia dan perpustakaan adalah
gudang pengetahuan tentunya.
Tempat
berikutnya yang juga penting untuk membantu peningkatan kualitas
kemampuan , pengetahuan bagi pembimbing dan peserta secara khusus dan umumnya
bagi masyarakat adalah aula, tempat ini berfungsi pusat kegiatan, latihan dan
uji dan unjuk kemampuan dalam berbagai bidang, hal ini sangat penting untuk
menempa, mengasah, membiasakan,dan menonjolkan kemampuan yang dimiliki setiap
individu murid yang berbeda.
Dan tempat yang setidaknya harus
dimiliki oleh lembaga pendidikan adalah laboratorium baik lab kelas atau lab
alam terbuka, lab kelas adalah ruang lab yang didalamnya sudah disiapkan
fasilitas dan peralatan untuk melakukan obsevasi tempat ini merupakan penunjang
dasar keberhasilan dari proses yang dilaksanakan/ kerjakan, dan jangan dianggap
remah perlunya lab lapangan luar kelas, tempat ini di sediakan atau setidaknya
sekolah memberikan fasilitas agar peserta dapat memanfaatkan alam, lingkungan
dan masyarakat sebagai tempat ,alat dan bahan observasi.
Adapun ruamg kelas
yang selama ini menjadi kendala di sebagian banyak sekolah baru atau sekolah
lama yang jumlah siswanya melebihi / tak tertampung dalam ruangan sehingga
harus menggunakan dua shif (kelas pagi dan kelas siang), dan selama ini
penggunaan dua shif ini sangat tidak efektif. Coba perhatikan dari waktu yang
diguanakan/yang tersedia untuk kelas pagi belajar 07; 15-12;15 sementara untuk siang dimulai
dari jam 12;30 – 17 ;15 jadi tidak sama antara waktu pagi dan siang(selisih 15
menit) belun jika energi yang digunakan, energi yang digunakan pada sshif dua
adalah energi sisa dari energi dari shif satu, karena biasanya guru yang
mengajar pada shif dua adalah sama atau sebelumnya bertugas di shif dua dan hal
sangat memungkinkan akan mengganggu proses pembelajaran terlebih di jam awal pelajaran
biasanya digunakan oleh guru untuk beristiharat/melepas lelah setelah menguras
energi di shif pagi. Selain hal yang diatas (waktu dan energi) tempat yang
digunakan secara bersama dengan kelas yang berbeda akan menimbulkan hal yang
kurang positif diantaranya saling mengandalkan / membebankan kepihak lain(yang
pagi ke siang dan sebaliknya) dalam menjaga dan merawat ruangan dan sebaliknya
jika terjadi kerusakan akan saling menyalahkan lempar tanggungjawab. Dan hal
tersebut dapat dihindari disekolah yang ingin bangun, karena dalam lingkungan
pendidikan ruang kelas bukan sesuatu yang harus ada, atau lebih jelas ruang
kelas adalah ruang atau tempat yang digunakan dalam proses belajar, dengan
demikian kelas tidak mesti atau bukan keharusan berbentuk ruangan yang disekat,
kelas/ruang belajar bagi kita adalah seprti yang telah dijabarkan diawal yaitu
tempat untuk proses belajar, dan itu bisa dilaksanakan dirumah, sawah, kebun,
pinggir sungai (disungainya),dan atau dimanapun, yang penting tidak menggangu
dan tidak terganggu.
Proses Kegiatan
pembelajaran yang dilaksanakan dilembaga ini mungkin berbeda dengan lembaga pendidikan ditempat
lain, sepengetahuan yang saya rasakan
selama belajar dan mengajar biasanya biasanya para peserta didik(murid ) masuk kelas sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan dan seorang guru akan masuk memberikan keterangan, penjelasan dan
tugas yang kesemuanya harus sesuai dengan ketentuan kurikulum(baik murni dari
dinas atau modifikasi oleh sekolah tersebut).
Proses pembelajaran
yang akan diterapkan dilembaga ini adalah:
Pertama para dewan guru harus
membuat pokok bahasan yang harus / akan di pelajari oleh peserta didik/murid
dalam hal ini materi yang akan diujikan dengan keterangan waktu belajar serta
target yang harus dicapai. Contoh pada bidang stadi matematika peserta didik
harus mampu perkalian ratusan dalam waktu 3 bulan dan pembagian ratusan dalam
tempo satu semester, atau yang lebih dikenal dan biasa disebut mulai dari
program jangka panjang (tahun) progran semester, rencan pembelajaran,
selain rencana itu di buat secara matang
juga di aflikasikan dalam proses pembelajaran.
Jika bahan pokok
bahasan telah dibuat dibagikan pada setiap peserta, sekarang tinggal terserah peserta
menyelesaikannya di bulan pertama , kedua atau ketiga karena guru akan
mengujinya di bulan ketiga, sedangkan untuk pembagian juga demikian apakah akan
diselesaikan pada bulan pertama keempat atau bahkan bulan keenam yang jelas itu
akan diujikan pada akhir semester. Para peserta didik di beri kebebasan untuk
belajar dimana saja yang jelas pihak sekolah menyiapkan guru guru
(matematika)nya sebagai pembimbing bila ada yang bertanya, konsultasi dalam
menghadapi pelajaran (matematika) tersebut dan selain itu seorang guru bertugas
sebagai penguji lokal dilembaga pendidikan tersebut pada bidang stadi
(matematika). Dengan cara seperti ini para peserta akan memilih bidang
prioritas dan penyesuaian dengan kemampuan yang dimilikinya.
*ini ditulis pada juni 2008 hasil dari sebuah
perenungan akibah kegundahan hati
melihat fenomena (lembaga)pendidikan saat itu, yang mungkin saat in (april
2012) keadaan sudah berubah dalam beberapa hal.
Langganan:
Postingan (Atom)
