hari ini 20 januari 2013, di beberapa desa diadakan pemilihan kepala daerah tingkat desa , PILKADES atau orang zaman HEUBEL biasa bilang nyolok lurah. ga ada yang menarik dari cerita pemilihan kepala desa, karena sama aja dengan pemilihan pimpinan pemerintak tingkat manapun.
beberapa minggu kebelakan saya mendengan istilah CILOK DI KECAPAN (Di colok mun aya gocapan) dan ternyata sekarang orang banyak yang suka pedas sehingga jadi CILOK DI CABEAN (di colok mun aya cepean)
kini semua berpikir yang enak saat itu tak perduli waktu yang akan datang, sengsara , susah tu mah sudah takdir, dan mereka para pemilih tahu betul apa yang akan terjadi, ' sekarang dia ( calon yang ingin jadi pemimpin ) supaya keluar uang yang banyak dan kita harus mesalakannya karena toh nanti juga pada korupsi ambilin uang kita(rakyat) jdisaat nya kita ambil dulu uangnya
sampai kapanpun selagi pemimpin suatu daerah atau pemimpin apapun yang itu terjadi karena sesuatu yang tak benar maka yang akan timbul juga sebuah kenistaan.
sangat sulit untuk menyelesaikan ini tapi pasti ada cara untuk mengubahnyya, semula saya berharap akhir dari kalender maya adalah akan terjadi perubahan perilaku manusia yang telah banyak melakukan banyak kesalahan terutama dalam masalah keyakinan dan ibadah kepadatuhan, tapi seribi tanda tanya berbaris tak beratutan sehingga tak ada penjelasan yang dapat menyelesaikan permasalahan.
dan tetap dalam keadaan yang ...............................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar