Sabtu, 23 Februari 2013

PENGEMBANGAN ENTREPRENEURSHIP BERBASIS KAMPUS



 
MENCARI PENGUSAHA MUDA DARI KALANGAN MAHASISWA

Melahirkan wirausahawan muda Indonesia adalah judul dari suplemen koran tempo  setiap edisi dalam mengisi acara sosialisasi program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dari kementerian koperasi dan UKM RI di kampus termasuk di STAI Haji Agus Salim cikarang Bekasi, akan tetapi saya sendiri hadir saat sosialisasi di Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta.
GKN kali ini bukan kali pertama yang dilaksanakan oleh Kemenkop dan UKM RI, sebelumnya pada tahun 2011 mulai di laksanakan, saat pertama digulirkan pada 2 februari 2011 jumlah wirausaha muda belum terbilang banyak  pada gelaran yang kedua pada 8 maret 2012 peningkatan mulai terasa , dan kini pada kali ke 3 progran GKN akan dilaksanakan  pada januari sampai maret 2013 dengan rangkaian kegiatan mulai dari sosialisasi, seleksi  proposal sampai pada 18 maret 2013  pengumuman 1500 penerima modal usaha GKN.
Ada yang menarik dari prgram GKN , yang diluncurkan Kemenkop dan UKM RI yang hari ini di pimpim DR Syarief Hasan , dari 1500 yang akan terpilih menerima modal usaha 1000 diantaranya akan di pilih dari kalangan mahasiswa, hal ini berarti lebih dari 30 % ditujukan untuk mahasiswa,  ini dilakukan tentu agar bisa mencapai maksud  dari GKN yaitu : membangkitkan semangat dan motivasi tentang kewirausahaan  kepada masyarakat , terutama generasi muda, dan yang lebih menarik lagi adalah program ini diutamakan untuk para pemula.
Dana sebesar 5 juta  sampai 25 juta ini di siapkan untuk orang yang baru mau memulai usaha dan tentu setelah menunjukan kesungguhan melalui pengajuan proposal usaha  yang akan diseleksi oleh panitia (Kemenkop dan UKM RI, koran tempo dan wirausahawan sukses) karena di antara tujuannya  adalah  meningkatkan penetahuan dan keterampilan berwirausaha baru.
Saya memang tak memiliki data akurat tentang program pengentasan kemisikan dan peningkatan usaha, tapi kebanyakan  hanya ditujukan untuk peningkatan dan pengembangan yang berarti menolak oranag yang baru memulai, hal tersebut di hindari karena khawatir akan terjadi kerugian  pada usaha yang baru.
Pengalaman buruk menghantui para  pemberi modal bahwa memberikan modal pada yang baru memulai usaha hanya akan membuang uang atau investasi yang salah, mereka yang baru memulai usaha belum memiliki pengalaman, belum  tentu memiliki keahlian dan seabreg  hal negatif  yang memvonis para pelaku usaha baru,  sementara di lain para pengusaha yang sudah tumbuh dan ingin berkembang dengan mudahnya mendapatkan bantuan atau pinjaman dari berbagai pihak, atau sebaliknya para pemilik modal yang menawarkan mamberi pinjaman atau bantuan  dana untuk pengembangan usaha.  Maka tak salah jika ada sesuai dengan pepetah  gunung selalu di urug sementara sumur terus digali .
Kegiatan GKN  tentu sebagai angin segar bagi orang yang hendak memulai usaha, kendala modal material yang selama ini dikeluhkan sedikit dapat terselesaikan, terlebih bagi kalangan mahasiswa, dalam keadaan yang serba terbatas dan tetap harus menyelesaikan  kuliahnya, kegiatan ini tentu memberikan semangat dan energi baru, semangat untuk memulai usaha, semangat untuk tetap terus melanjutkan studi.
Jika kita melihat sejarah  maka selayaknya kaum muda diberi peluang dan kesempatan serta modal dalam berusaha, nabi Muhammad  pada usia 12 tahun di ajak berdagang oleh pamannya Abdul Muthalib, dan selanjutnya sang saudagar siti khodijah memberi kesmpatan dan kepercayaan penuh kepada muhammad untuk berdagang sndiri. Hal ini menunjukan  bahwa kaum muda layak dipercaya dan memiliki energi yang lebih dalam berusaha tak kalah dengan kaum tua.
Pemuda khususnya mahasiswa memang memiliki segudang energi yang pantas untuk diberi kepercayaan, dalam  satu haditsnya Rosullah SAW pernah bersabda ” pemuda hari ini adalah pemimpin masa yang akan datang “ menurut saya salah satu dari kandungan hadits tersebut adalah memberi kesempatan dan kepercayaan kepada para pemuda secara khusus mahasiswa untuk melakukan sebuah kegiatan dalam hal ini kegiatan ekonomi yaitu menjadi pengusaha.
Energi yang dimiliki oleh pemuda untuk menggerakan, membangun bangsa telah di ucapkan sang proklamator soekarno dalam salah satu pidatonya “ beri aku seribu orang tua maka akan ku cabut semeru dari akarnya, dan berikan kepadaku empat orang pemuda maka akan ku guncang dunia ” kata-kata demikian menunjukan bahwa pemuda memiliki energi, semangat, kemampuan dan banyak hal lain yang mesti di perhitungkan
Pengusaha muda yang sukses dan ikut menggerakan roda perekonomian negeri ini sudah banyak dan mereka bersama tergabung dalam sebuah wadah yaitu Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), tapi kali ini pemerintah dalam hal ini kemenkop dan UKM ingin mencetak generasi pengusaha muda yang baru dan berbasis kampus yaitu mahasiswa .
Sepatutnya kita dukung program ini, dan mendorong kepada pihak lain (kementerian, pemda,  lemnaga keuangan dan perbankan )untuk mengikuti hal yang sama atau sejenis, yaitu  usaha pemula dan berbasis kampus.
Semoga Allah SWT meridhai langkah kita dan memberikan kemudahan, kesuksesan dalam setiap usaha, sehingga kita termasuk golongan yang kuat di segala bagian terutama kuat imannya, kuat ilmunya dan kuat ekonominya, Amiin ya robbal ‘alamin .


Pandangan tentang Kegiatan  Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) 2013
KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM REPUBLIK INDONESIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar