MENCARI PENGUSAHA MUDA DARI KALANGAN MAHASISWA
Melahirkan wirausahawan muda Indonesia
adalah judul dari suplemen koran tempo
setiap edisi dalam mengisi acara sosialisasi program Gerakan
Kewirausahaan Nasional (GKN) dari kementerian koperasi dan UKM RI di kampus
termasuk di STAI Haji Agus Salim cikarang Bekasi, akan tetapi saya sendiri hadir
saat sosialisasi di Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta.
GKN
kali ini bukan kali pertama yang dilaksanakan oleh Kemenkop dan UKM RI,
sebelumnya pada tahun 2011 mulai di laksanakan, saat pertama digulirkan pada 2
februari 2011 jumlah wirausaha muda belum terbilang banyak pada gelaran yang kedua pada 8 maret 2012 peningkatan
mulai terasa , dan kini pada kali ke 3 progran GKN akan dilaksanakan pada januari sampai maret 2013 dengan rangkaian
kegiatan mulai dari sosialisasi, seleksi
proposal sampai pada 18 maret 2013
pengumuman 1500 penerima modal usaha GKN.
Ada
yang menarik dari prgram GKN , yang diluncurkan Kemenkop dan UKM RI yang hari
ini di pimpim DR Syarief Hasan , dari 1500 yang akan terpilih menerima modal
usaha 1000 diantaranya akan di pilih dari kalangan mahasiswa, hal ini berarti
lebih dari 30 % ditujukan untuk mahasiswa, ini dilakukan tentu agar bisa mencapai
maksud dari GKN yaitu : membangkitkan semangat dan motivasi tentang
kewirausahaan kepada masyarakat ,
terutama generasi muda, dan yang lebih menarik lagi adalah program ini
diutamakan untuk para pemula.
Dana
sebesar 5 juta sampai 25 juta ini di
siapkan untuk orang yang baru mau memulai usaha dan tentu setelah menunjukan
kesungguhan melalui pengajuan proposal usaha yang akan diseleksi oleh panitia (Kemenkop dan
UKM RI, koran tempo dan wirausahawan sukses) karena di antara tujuannya adalah
meningkatkan penetahuan dan keterampilan berwirausaha baru.
Saya
memang tak memiliki data akurat tentang program pengentasan kemisikan dan
peningkatan usaha, tapi kebanyakan hanya
ditujukan untuk peningkatan dan pengembangan yang berarti menolak oranag yang
baru memulai, hal tersebut di hindari karena khawatir akan terjadi kerugian pada usaha yang baru.
Pengalaman
buruk menghantui para pemberi modal
bahwa memberikan modal pada yang baru memulai usaha hanya akan membuang uang
atau investasi yang salah, mereka yang baru memulai usaha belum memiliki
pengalaman, belum tentu memiliki
keahlian dan seabreg hal negatif
yang memvonis para pelaku usaha baru,
sementara di lain para pengusaha yang sudah tumbuh dan ingin berkembang
dengan mudahnya mendapatkan bantuan atau pinjaman dari berbagai pihak, atau
sebaliknya para pemilik modal yang menawarkan mamberi pinjaman atau
bantuan dana untuk pengembangan usaha. Maka tak salah jika ada sesuai dengan
pepetah gunung selalu di urug sementara sumur terus digali .
Kegiatan
GKN tentu sebagai angin segar bagi orang
yang hendak memulai usaha, kendala modal material yang selama ini dikeluhkan
sedikit dapat terselesaikan, terlebih bagi kalangan mahasiswa, dalam keadaan
yang serba terbatas dan tetap harus menyelesaikan kuliahnya, kegiatan ini tentu memberikan
semangat dan energi baru, semangat untuk memulai usaha, semangat untuk tetap
terus melanjutkan studi.
Jika
kita melihat sejarah maka selayaknya
kaum muda diberi peluang dan kesempatan serta modal dalam berusaha, nabi
Muhammad pada usia 12 tahun di ajak
berdagang oleh pamannya Abdul Muthalib, dan selanjutnya sang saudagar siti
khodijah memberi kesmpatan dan kepercayaan penuh kepada muhammad untuk
berdagang sndiri. Hal ini menunjukan
bahwa kaum muda layak dipercaya dan memiliki energi yang lebih dalam
berusaha tak kalah dengan kaum tua.
Pemuda
khususnya mahasiswa memang memiliki segudang energi yang pantas untuk diberi
kepercayaan, dalam satu haditsnya
Rosullah SAW pernah bersabda ” pemuda
hari ini adalah pemimpin masa yang akan datang “ menurut saya salah satu
dari kandungan hadits tersebut adalah memberi kesempatan dan kepercayaan kepada
para pemuda secara khusus mahasiswa untuk melakukan sebuah kegiatan dalam hal
ini kegiatan ekonomi yaitu menjadi pengusaha.
Energi
yang dimiliki oleh pemuda untuk menggerakan, membangun bangsa telah di ucapkan
sang proklamator soekarno dalam salah satu pidatonya “ beri aku seribu orang tua maka akan ku cabut semeru dari akarnya, dan
berikan kepadaku empat orang pemuda maka akan ku guncang dunia ” kata-kata
demikian menunjukan bahwa pemuda memiliki energi, semangat, kemampuan dan
banyak hal lain yang mesti di perhitungkan
Pengusaha
muda yang sukses dan ikut menggerakan roda perekonomian negeri ini sudah banyak
dan mereka bersama tergabung dalam sebuah wadah yaitu Himpunan Pengusaha Muda
Indonesia (HIPMI), tapi kali ini pemerintah dalam hal ini kemenkop dan UKM
ingin mencetak generasi pengusaha muda yang baru dan berbasis kampus yaitu
mahasiswa .
Sepatutnya
kita dukung program ini, dan mendorong kepada pihak lain (kementerian,
pemda, lemnaga keuangan dan perbankan
)untuk mengikuti hal yang sama atau sejenis, yaitu usaha pemula dan berbasis kampus.
Semoga
Allah SWT meridhai langkah kita dan memberikan kemudahan, kesuksesan dalam
setiap usaha, sehingga kita termasuk golongan yang kuat di segala bagian terutama
kuat imannya, kuat ilmunya dan kuat ekonominya, Amiin ya robbal ‘alamin .
Pandangan tentang Kegiatan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) 2013
KEMENTERIAN
KOPERASI DAN UKM REPUBLIK INDONESIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar