Selasa, 05 Juni 2012

solusi sampah/ mirip bank sampah



                                       
                                                                                               
Beli Emas dengan Sampah yang Top (BEST)
Sampah adalah masalah yang sampai hari ini belun bisa diselesaikan, muali dari tingkat individu sampai pada masalah pemerintah dan anehnya baik pemerintah dan masyarakat seperti tak pernah dengan akibat yang di timbulkan dari sampah, mulai dari bau yang tak sedap, kotor, mengganggu ke indaahan sampai menjadi bibit penyakit serta menjadi penyeban pencemaran dan banjir yang sering dirasakan.
Persoalan yang paling mendasar dari sampah adalah pengelolaan, jika pengelolaan sampah di jalankan dengan benar maka akibat akibat yang tadi dapat di atasi bahkan berdampak lebih sehingga dapat menghasilkan tambahan materi bagi semua pihak—masyarakat dan pemerintah--.
Program Beli Emas Dengan Sampah yang Top (BEST) adalah sebuah program pengelolaan sampah yang dapat mengurang sampai menghilangkan akibat negatif  dari sampah dan sebaliknya dapat menjadi dampak positif secara lingkungan, kesehatan dan finansial.
Hal yang mesti diperhatikan dalam pengelolaan sampah adalah harus ada badan usaha yang bekerja mulai dari hulu hingga hilir dalam pengelolaan .
Yang kami tawarkan adalah sebuah badan usaha jenis koperasi, dengan koperasi setiap anggota yang akan melakukan tansaksi sampah harus menjadi anggota, dengan demikian setiap warga masyarakat akan terikat.
Proses yang dijalankan oleh koperasi ini adalah sebagai berikut :
Koperasi membeli sampah ( sudah di pisah dalam beberapa kategori dan ) dari  masyarakat (anggota)  lalu koperasi menjual sampah yang sudah menjadi jenis lain (sampah organik sudah menjadi kompos- di buat oleh koperasi atau di serahkan pada pihak lain dalam pengolahan sampah ini)  atau sampah yang masih bentuk semula (jenis kertas atau plasti ) dalam jumlah yang besar  kepada pihak  perusahan/ perorangan.
Adapun progam BEST  adalah pihak koperasi menjual Emas  (atau peralatan elektronik di sesuaikan dengan kebutuhan ) kepada anggota dan anggota membayar secara kredit dengan sampah.      
Contoh ilustarsi,
harga Emas Rp 400.000 /gram
sampah organik Rp 100/kg
( 1 )


sampah plastik  Rp 200/kg
sampah Kertas  Rp 500/Kg
koperasi menjual emas kepada angggota bernama atang 2 gram  dengan total nilai rupiah Rp 800.000. maka atang harus dengan
sampah organik  800.000 dibagi 100 = 8000 kg
sampah plastik  800.000 dibagi 200 = 4000 Kg
sampah kertas 800.000 dibagi 500 = 1600Kg
atau kombinasi dari ketiga jenis sampah tersebut
dan selama proses cicilan anggota di larang untuk mengambil yang lain (lunasi dahulu baru boleh ambil lagi) kecuali jika dalam keadaan darurat( biaya berobat atau kematian)
 dengan demikian maka anggota makan tertarik karena ada sesuatu yang dimiliki (Emas atau kebutuhan lain) dan berusaha selalu mengumpulkan sampah –tidak membuang sembarangan), karna sayang untuk cicilan kalau tidak akan diambil orang juga untuk di jadikan cicilan .
di sisi lain sampah yang di dapat bisa jadi modal lagi yaitu dengan cara
sampag organik di buat pupuk kompos dan di jual kembali kepada anggota yang membutuhkan dengan perimbangan jika biaya mengolah Rp 300 /Kg maka di jaul Rp 500 /Kg jadi ada selisih Rp 100 /Kg dari pembelian
sampah plastik dan kertas juga demikian hanya untuk jenis ini yak mesti di olah lagi (langsung dijual dalam jumlah besar)








( 2 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar