Beli Emas dengan Sampah yang Top (BEST)
Sampah adalah
masalah yang sampai hari ini belun bisa diselesaikan, muali dari tingkat
individu sampai pada masalah pemerintah dan anehnya baik pemerintah dan
masyarakat seperti tak pernah dengan akibat yang di timbulkan dari sampah,
mulai dari bau yang tak sedap, kotor, mengganggu ke indaahan sampai menjadi
bibit penyakit serta menjadi penyeban pencemaran dan banjir yang sering
dirasakan.
Persoalan yang
paling mendasar dari sampah adalah pengelolaan, jika pengelolaan sampah di
jalankan dengan benar maka akibat akibat yang tadi dapat di atasi bahkan
berdampak lebih sehingga dapat menghasilkan tambahan materi bagi semua pihak—masyarakat
dan pemerintah--.
Program Beli Emas
Dengan Sampah yang Top (BEST) adalah sebuah program pengelolaan sampah yang
dapat mengurang sampai menghilangkan akibat negatif dari sampah dan sebaliknya dapat menjadi
dampak positif secara lingkungan, kesehatan dan finansial.
Hal yang mesti
diperhatikan dalam pengelolaan sampah adalah harus ada badan usaha yang bekerja
mulai dari hulu hingga hilir dalam pengelolaan .
Yang kami tawarkan
adalah sebuah badan usaha jenis koperasi, dengan koperasi setiap anggota yang
akan melakukan tansaksi sampah harus menjadi anggota, dengan demikian setiap
warga masyarakat akan terikat.
Proses yang
dijalankan oleh koperasi ini adalah sebagai berikut :
Koperasi membeli
sampah ( sudah di pisah dalam beberapa kategori dan ) dari masyarakat (anggota) lalu koperasi menjual sampah yang sudah
menjadi jenis lain (sampah organik sudah menjadi kompos- di buat oleh koperasi
atau di serahkan pada pihak lain dalam pengolahan sampah ini) atau sampah yang masih bentuk semula (jenis
kertas atau plasti ) dalam jumlah yang besar
kepada pihak perusahan/
perorangan.
Adapun progam
BEST adalah pihak koperasi menjual
Emas (atau peralatan elektronik di
sesuaikan dengan kebutuhan ) kepada anggota dan anggota membayar secara kredit
dengan sampah.
Contoh ilustarsi,
harga Emas Rp
400.000 /gram
sampah organik Rp
100/kg
( 1 )
sampah plastik Rp 200/kg
sampah Kertas Rp 500/Kg
koperasi menjual
emas kepada angggota bernama atang 2 gram
dengan total nilai rupiah Rp 800.000. maka atang harus dengan
sampah organik 800.000 dibagi 100 = 8000 kg
sampah plastik 800.000 dibagi 200 = 4000 Kg
sampah kertas
800.000 dibagi 500 = 1600Kg
atau kombinasi dari
ketiga jenis sampah tersebut
dan selama proses
cicilan anggota di larang untuk mengambil yang lain (lunasi dahulu baru boleh
ambil lagi) kecuali jika dalam keadaan darurat( biaya berobat atau kematian)
dengan demikian maka anggota makan tertarik
karena ada sesuatu yang dimiliki (Emas atau kebutuhan lain) dan berusaha selalu
mengumpulkan sampah –tidak membuang sembarangan), karna sayang untuk cicilan
kalau tidak akan diambil orang juga untuk di jadikan cicilan .
di sisi lain sampah
yang di dapat bisa jadi modal lagi yaitu dengan cara
sampag organik di
buat pupuk kompos dan di jual kembali kepada anggota yang membutuhkan dengan
perimbangan jika biaya mengolah Rp 300 /Kg maka di jaul Rp 500 /Kg jadi ada
selisih Rp 100 /Kg dari pembelian
sampah plastik dan
kertas juga demikian hanya untuk jenis ini yak mesti di olah lagi (langsung
dijual dalam jumlah besar)
( 2 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar